Skip to main content

Posts

Setengah dari 1/4

*Al-Mughniy                 “Kriiinngg…” jam becker dihadapan telingaku berteriak. Aku terbangun dari hangatnya selimut mimpi malam tadi. Tak lama, suara adzanpun berkumandang usai kumatikan teriakan jam tadi.  Aku bergeming, “Hari apa ni?” lantas ku raih Experia M2 Aqua ku yang berada tak jauh dari jam becker tadi. Kutengok Memo , ternyata benar, rabu ini aku ada tugas penelitian buat bahan skripsiku. “gw harus bisa melewati ini semua dengan baik!”gumamku kecil seraya beranjak menuju kamar kecil. ***                 Hari semakin petang, meski terlihat sang surya masih betah bertengger diufuk barat sana. Sehabis ngumpul dan nyantai bareng dengan teman-teman kampusku, aku rasa sudah waktunya aku kembali kerumah sebelum nantinya matahari benar-benar tenggelam. “SUCCES” kembali kata itu kutulis dimemo smartphoneku ini samb...

Santri bicara MEA

Perang!!. Sekarang negara kita berada didalam peperangan. Peperangan besar melibatkan seluruh negara ASEAN. Sudah lebih dari sebulan perang ini berjalan. Perang perebutan kuasa atas investasi asing. Perang inovasi, kreatifitas dan produksitfitas. Segala sendi ekonomi di pertaruhkan dalam peperangan ini. Menang kita terbang menuju Indonesia maju. Kalau kalah, kita akan terdikte oleh tumbuh suburnya pekerja dan barang dari luar. Kawan benar-benar tidak terasa. Setelah sebelumnya pada tahun 2010 indonesia membuka pasar bebas, sekarang pada permulaan tahun 2016 indonesia melibatkan diri dalam misi ASEAN. Yaitu dengan terbukanya pasar pekerja, barang dan jasa. Di perhelatan ekonomi kali ini kita seperti bertaruh. Dengan kesiapan yang boleh dikatakan hampir siap Indonesia dalam waktu dekat akan mendapat gempuran-gempuran ekonomi dari luar. Dan untuk sekarang ekonomi negeri belum juga stabil, harga minyak yang turun tidak bisa membuat harga pangan ikut turun. Entah apa yang terjadi...

Sombong Pendorong Murka

        Manusia sering kali menjadi makhluk yang lupa darimana dirinya berasal. Dia akan lupa ketika dirinya sudah berada di puncak sebuah kesuksesan. Baik dalam pandangannya sendiri maupun orang lain. Sikapnya pun akan berubah total. Missal ketika dulu ia miskin, lalu usaha dan beranjak kaya. Tidak jarang ia menjadi seorang yang kikir. Dalam pikirannya semua ini karena usahaku. Semua itu di sebabkan penyakit yang memang sudah lama menjangkit makhluk yang mempunyai nafsu.  Dari nafsu yang tidak terjaga akan tumbuh rasa sombong. Raja dari semua penyakit hati. Dengannya  orang akan merasa hebat, semua hal yang ia miliki adalah miliknya, bisa ia miliki karenanya dan bukan dari siapa-siapa. Akhirnya tidak ubahnya ia menjadi seperti setan. Yang menyombongan diri, lalu terlempar dari surga. Karena sombong semua menjadi sia-sia. Setan, ia awalnya adalah malaikat yang di tugaskan dibumi. Ibadahnya luar biasa, segala amalnya tidak bisa di bandingkan deng...

Kaifiyah Mengingatkan Imam Sholat Yang salah

Tidak jarang kita akan menjumpai dalam sholat berjamaah imam melakukan sebuah kesalahan. Dan tentunya dari kita banyak yang mengetahui jika imam salah harus di ingatkan. Akan tetapi masih banyak sekali orang yang tidak mengetahui secara benar kaifiyah mengingetkan imam yang benar. Maka dari itu untuk kali ini Insya Allah saya akan membahas kaifiyah mengingatkan imam dengan baik dan benar. Cara mengingatkan imam itu  terbagi menjadi 2 : 1.       Untuk makmum Laki-Laki 2.       Untuk makmum Perempuan Disini antara laki-laki dan perempuan mempunyai cara yang berbeda, namun memiliki peraturan yang hampir sama. Hal ini bisa kalian lihat di kitab Fathul Qorib atau mungkinkin kitab yang lainnya. Dan beginilah kaifiyah nya : Untuk seorang laki-laki itu  mengingatkan dengan mengucapkan Subhanallah. Dengan syarat ia mengucapkannya dengan niat dzikir atau berniat dzikir sekaligus niat mengingatkan, atau mutlaq (spontan)....

Ibrahim Bin Adham

     Al- kisah menceritakan bahwa pada zaman dahulu ada seorang laki-laki yang biasa berburu ke hutan yaitu bernama Ibrahim Bin Adham. Pada pagi hari berangkatlah beliau untuk berburu kehutan dengan menaiki kudanya sambil membawa bekal makanan nasi seadanya.       Setelah menempuh perjalanan yang jauh beliau merasa lelah dan lapar lalu beristirahat di suatu gubuk yang ada di pinggir jalan dimana orang-orang yang kepayahan di perjalan juga bisa beristirahat di gubuk tersebut. Dan di gubuk itulah Ibrahim bin adham membuka bekalnya yang berupa bungkusan nasi guna menikmati makan siangnya. Disaat beliau sedang asik menikmati makanan dan rotinya, tiba-tiba datanglah seekor gagak yang besar turun dari atas pohon lalu hinggap di dekat Ibrahim Bin Adham, tanpa diduga sebelumnya, burung itu kemudian mengambil sepotong roti dengan paruhnya dan langsung terbang sambil membawa porongan rooti tersebut menuju tempat yang jauh. Melihat kenyataan yang aneh sep...

Rintihan Hati

Dalam baktiku teguh Dalam tangisku menunggu Lama, hingga kini. Dari saat mulai dulu mengenal ucap         Menjelaskan, merasakan, sampai meresapi          Hingga kini.         Namun kini         Tentangmu terasa jauh, rasaku Hingga kini, yang dalam ucapku Namamu tak begitu lagi ikhlas terucap Kosong, tak berarti. Lisanku kini Kotor tak suci         Tak pantas menurutku kini.         Memanggil sebagian julukan kebesaranmu.         Dirikukini, terlalu.         Bagiku kini, tak pantas. Tenggelam dalam balutan agung asmamu Kelembutan belaian rahmatmu Oh tuhan, oh sang pemuncak rindu Pantaskah aku hidup di atas keindahan karyamu

Buku Sakti Perubah Impian

“Begitulah intinya dalam hidup ini jadilah orang yang bermanfaat untuk orang lain. Cukup sampai disini. Semoga bermanfaat. Assalamualaikum warah matullahi wabarakatuh” tutupku dalam sebuah seminar hari ini.motifator kata yang cocok untukku. Dengan pakaian yang bisa di bilang    seperti pejabat-pejabat di DPR.Setelan Kemeja putih polos yang dibalut dengan Jas dan Celana Crocodil hitam beserta Sepatu hitam yang super mengkilap. Tak lupa, kaki kanan palsuku yang selalu setia mendampingi keman pun aku pergi. Hmm janga kaget    tentang kaki kanan ku. Karena dulu aku pun sama seperti kalian , sempurna. Mempunyai kedua kaki. Namun kesempurnaan itu menghilang dengan cepat karena... @@@ “Rizki..” teriak seorang laki-laki kepada ku dari seberang jalan. Namun aku tidak bergeming. Diriku terlanjur panik karena kaget melihat sebuah truk besar berjarak hanya beberapa inci dari tubuhku. Kucoba memberontak pada tubuh ku agar bisa bergerak menghindar. Perlahan tapi pasti...