Skip to main content

Posts

Sombong Pendorong Murka

        Manusia sering kali menjadi makhluk yang lupa darimana dirinya berasal. Dia akan lupa ketika dirinya sudah berada di puncak sebuah kesuksesan. Baik dalam pandangannya sendiri maupun orang lain. Sikapnya pun akan berubah total. Missal ketika dulu ia miskin, lalu usaha dan beranjak kaya. Tidak jarang ia menjadi seorang yang kikir. Dalam pikirannya semua ini karena usahaku. Semua itu di sebabkan penyakit yang memang sudah lama menjangkit makhluk yang mempunyai nafsu.  Dari nafsu yang tidak terjaga akan tumbuh rasa sombong. Raja dari semua penyakit hati. Dengannya  orang akan merasa hebat, semua hal yang ia miliki adalah miliknya, bisa ia miliki karenanya dan bukan dari siapa-siapa. Akhirnya tidak ubahnya ia menjadi seperti setan. Yang menyombongan diri, lalu terlempar dari surga. Karena sombong semua menjadi sia-sia. Setan, ia awalnya adalah malaikat yang di tugaskan dibumi. Ibadahnya luar biasa, segala amalnya tidak bisa di bandingkan deng...

Kaifiyah Mengingatkan Imam Sholat Yang salah

Tidak jarang kita akan menjumpai dalam sholat berjamaah imam melakukan sebuah kesalahan. Dan tentunya dari kita banyak yang mengetahui jika imam salah harus di ingatkan. Akan tetapi masih banyak sekali orang yang tidak mengetahui secara benar kaifiyah mengingetkan imam yang benar. Maka dari itu untuk kali ini Insya Allah saya akan membahas kaifiyah mengingatkan imam dengan baik dan benar. Cara mengingatkan imam itu  terbagi menjadi 2 : 1.       Untuk makmum Laki-Laki 2.       Untuk makmum Perempuan Disini antara laki-laki dan perempuan mempunyai cara yang berbeda, namun memiliki peraturan yang hampir sama. Hal ini bisa kalian lihat di kitab Fathul Qorib atau mungkinkin kitab yang lainnya. Dan beginilah kaifiyah nya : Untuk seorang laki-laki itu  mengingatkan dengan mengucapkan Subhanallah. Dengan syarat ia mengucapkannya dengan niat dzikir atau berniat dzikir sekaligus niat mengingatkan, atau mutlaq (spontan)....

Ibrahim Bin Adham

     Al- kisah menceritakan bahwa pada zaman dahulu ada seorang laki-laki yang biasa berburu ke hutan yaitu bernama Ibrahim Bin Adham. Pada pagi hari berangkatlah beliau untuk berburu kehutan dengan menaiki kudanya sambil membawa bekal makanan nasi seadanya.       Setelah menempuh perjalanan yang jauh beliau merasa lelah dan lapar lalu beristirahat di suatu gubuk yang ada di pinggir jalan dimana orang-orang yang kepayahan di perjalan juga bisa beristirahat di gubuk tersebut. Dan di gubuk itulah Ibrahim bin adham membuka bekalnya yang berupa bungkusan nasi guna menikmati makan siangnya. Disaat beliau sedang asik menikmati makanan dan rotinya, tiba-tiba datanglah seekor gagak yang besar turun dari atas pohon lalu hinggap di dekat Ibrahim Bin Adham, tanpa diduga sebelumnya, burung itu kemudian mengambil sepotong roti dengan paruhnya dan langsung terbang sambil membawa porongan rooti tersebut menuju tempat yang jauh. Melihat kenyataan yang aneh sep...

Rintihan Hati

Dalam baktiku teguh Dalam tangisku menunggu Lama, hingga kini. Dari saat mulai dulu mengenal ucap         Menjelaskan, merasakan, sampai meresapi          Hingga kini.         Namun kini         Tentangmu terasa jauh, rasaku Hingga kini, yang dalam ucapku Namamu tak begitu lagi ikhlas terucap Kosong, tak berarti. Lisanku kini Kotor tak suci         Tak pantas menurutku kini.         Memanggil sebagian julukan kebesaranmu.         Dirikukini, terlalu.         Bagiku kini, tak pantas. Tenggelam dalam balutan agung asmamu Kelembutan belaian rahmatmu Oh tuhan, oh sang pemuncak rindu Pantaskah aku hidup di atas keindahan karyamu

Buku Sakti Perubah Impian

“Begitulah intinya dalam hidup ini jadilah orang yang bermanfaat untuk orang lain. Cukup sampai disini. Semoga bermanfaat. Assalamualaikum warah matullahi wabarakatuh” tutupku dalam sebuah seminar hari ini.motifator kata yang cocok untukku. Dengan pakaian yang bisa di bilang    seperti pejabat-pejabat di DPR.Setelan Kemeja putih polos yang dibalut dengan Jas dan Celana Crocodil hitam beserta Sepatu hitam yang super mengkilap. Tak lupa, kaki kanan palsuku yang selalu setia mendampingi keman pun aku pergi. Hmm janga kaget    tentang kaki kanan ku. Karena dulu aku pun sama seperti kalian , sempurna. Mempunyai kedua kaki. Namun kesempurnaan itu menghilang dengan cepat karena... @@@ “Rizki..” teriak seorang laki-laki kepada ku dari seberang jalan. Namun aku tidak bergeming. Diriku terlanjur panik karena kaget melihat sebuah truk besar berjarak hanya beberapa inci dari tubuhku. Kucoba memberontak pada tubuh ku agar bisa bergerak menghindar. Perlahan tapi pasti...

Bunga Seroja dari Ibunda

Oleh : Muhammad Zahid Farhan “Malam itu di sebuah desa yang mana semilir angin merasuk kerumah-rumah. Semua orang karena terbawa suasana, menjadi terlena, tidur didalam balutan hangatnya selimut dan lampu teplok rumah masing-masing. Akan tetapi tidak dengan keluarga bapak Azhar, keluarganya sedang dalam keadaan yang sangat mencekam. Istrinya, sedang berjuang melahirkan seorang anak yang telah lama dinanti. Di bantu oleh seorang dukun beranak yang sudah berpengalaman dalam masalah ibu melahirkan”. “Pak Azhar hanya bisa membantu dengan menggenggam tangan istrinya. Ia cemas, terlihat sekali dari guratan wajah ibanya karena tak kuasa melihat keadaan istrinya yang menahan sakit karena melahirkan yang katanya sakitnya tak terperi. Selain itu istrinya sekarang sedang dalam keadaan antara hidup dan mati. Dalam hati ia hanya bisa berdoa. Semoga keluarganya masih bisa utuh dan menjadi tambah utuh dengan lahirnya anak yang selalu dinanti dengan selamat. Namun, apa dinyana”. Tiba-ti...

Antara Korupsi dan lagu Wakil Rakyat

Ego, memang benar Indonesia ini di penuhi oleh pemimpin berego tinggi. Mendahulukan kepentingan diri sendiri, keluarga dan kolega. Diri sendiri untuk memenuhi segala keinginan yang mungkin ketika sebelum menjadi pejabat tidak bisa di gapai atau bisa, akan tetapi ingin lebih. Keluarga, sudah jelas, tanpa keluarga merka merasa tidak bisa sampa ke jenjang menguasai jabatan. Kolega, ah bagi para pejabat mereka terlalu dekat dan biasanya mempunyai ocehan yang seandainya tidak diboikot dengan suap akan terus berkoar-koar. Wakil rakyat kumpulan orang-orang hebat, bukan kumpulan orang-orang dekat, apalagi sanak family. Entah sampai kapan ego ini lestari, aman dan tentram. Sampai kapan hal ini terus tumbuh dengan suburnya. Ketika satu orang menjabat, lalu mengajak keluarganya mencalonkan diri menjadi pejabat. Hingga akhirnya terbentuklah dinasti keluarga dalam pemerintahan. Akhirnya KKN pun menjadi makin jelas, budaya ini pun tak lebih menjadi kejahatan yang di turunkan kepada ana...