Skip to main content

Posts

Timur Tengah Baru Milik Sekutu

Trump dengan Topeng Trump Dalam pidatonya di Gedung Putih, Rabu (06/12), Presiden Trump mengatakan “sudah saatnya untuk mengakui secara resmi Yerusalem sebagai ibu kota Israel”. Hal ini secara  instan membuat seluruh dunia riuh. Pemberitaan dengan cepat menyebar. Bentuk protes terhadap keputusan trump mencuat. Penolakan serta sikap menyayangkan atas keputusan tersebut di layangkan oleh berbagai kalangan dinegara yang mayoritas islam maupun tidak. Reaksi keras pun bermunculan. Pembakaran bendera, demo, serta petisi menolak keputusan trump ramai. Tak terkecuali Indonesia. Melalui perbincangan dengan banyak orang di Ramallah, BBC News memperoleh tanggapan bahwa keputusan Washington telah merusak peluang Palestina meraih kemerdekaan sebagai negara dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota. "Kami mengecam keputusan Amerika yang mengakhiri mimpi kami, warga Palestina. Keputusan itu menyudahi solusi dua negara," ujar Abed Jayussi, warga Ramallah lainnya.Israel telah ...

Pena tinta Cinta

Menanti di ujung jalan ini #leoafza.04 Rindu... Disetiapku genggam pena ini. Pena pengungkap rasa cinta. pena yang melukiskan senyum wajah ceriamu Sesak.. Tatkala hati sendu karena ingin bertemu Jarak memisahkan Membuatmu jauh Sakit Ketika hati melirik Mencoba lari tapi tak bisa Karena Janji Karena cinta ini Berat.. Saat ingin menangis Bersandar Mengungkap rasa rindu Di ujung hari nan pilu Entah sampai kapan kan begini Hatikan terus berharap Cinta tak pergi Kasih tak terkikis Ruh tak terambil Janur melambai Berdua sebagai mempelai

Tuhan Peluk Aku dengan Cintamu

Cinta dan pujian dari mahluk hanyalah kesemuan belaka. Namun cinta  dari sang  maha pencipta itulah kenyataan yang indah. Gemerlap bintang dan ketenangan cahaya rembulan. Menghiasi keindahan malam di desa lereng Gunung Salak. Semilir hembusan angin malam yang sejuk, memberikan ketenangan bagi para pecinta Tuhan. Hembusan yang membawa rasa nikmat berkencan dengan Tuhan. Bersujud, bermunajat sampai adzan subuh berkumandang. Begitu pula Rahman.  Malam ini ia seperti biasa mempersembahkan sepertiga malam yang dimiliki untuk bermunajat kepada  sang pencipta cinta. Walau hawa dingin terasa menusuk hingga  ke tulang, bukanlah penghalang baginya untuk mengirim surat cinta kepada kekasihnya. Walau belum pernah terbalaskan. Baginya tak apa. Karena inilah cinta sejati, sebuah cinta yang terlupakan oleh kebanyakan orang,cinta yang tak akan musnah walau datangnya kematian. Dalam sujudnya, ia selalu mencoba tuk merayu,meminta balasan yang tak kunjung ia dapatkan. “...

Liburan bersama cah Medan dan Lamongan

Disela liburan sya'ban tahun kemarin serasa berbeda. kamera guru saya bawa dan saya gunakan untuk sekedar hunting dirumah. sekedar iseng dan mengisi waktu untuk berkarya. dan inilah hasilnya

Menulis Kebohongan

Aku kembali bersemangat tatkala suplemen baru saja aku dapatkan. Kini aku ingin kembali menulis. Kucari posisi yang sekiranya nyaman untuk menulis. Tempat sepi menjadi pilihanku. Sejurus kemudian Ku ambil meja dan kusandarkan tubuhku ke tembok. Pulpen dan buku telah tersajikan di hadapanku.  Aku mulai menulis kalimat SANTRI, “stop” terdengar olehku teriakan pelan dari atas lembaran buku yang telah kubuka sedari tadi. Kulihat mahluk kecil berdiri sambil berkacak pinggang, menghentikan satu langkah imajinasiku. Raut wajahnya mirip denganku, seperti bercermin. Tubuhnya bergoyang pelan tak mau diam, kuamati lagi lebih dekat. Persis denganku.  “Wah, mahluk apa ini.” Aku membatin. “Why…? dan siapa kau?” Selidikku heran membuka percakapan. “Pokoknya berhenti menulis. Mau tahu siapa aku? Ah, nggak penting, yang jelas berhenti, jangan dilanjutkan.”  Jawabnya dengan nada datar dan cuek. “Lah, kamu itu gimana sih, ditanya kamu siapa, nggak jawab, ditanya alasanny...

Datangi Aku dengan Kabar Bahagia

Santri dan Sambangan Bak ajal. Sambangan bisa saja membuatmu menyesal. Suara Panggilan tak lagi terdengar menyenangkan Matahari makin meninggi. Merayap menuju puncak klimaks hari ini. Pagi ini dalam balutan hawa  yang lumayan sejuk. Bajuku basah meresap peluh di punggung. Tidak hanya aku. Beberapa temanku yang sedang beristirahat untuk melepas lelah pun merasakan demikian.  Banjir keringat. Ternyataroan di taman sekecil ini pun bisa menghasilkan keringat yang lumayan banyak. Sembari melepas lelah. Aku duduk-duduk bersama dua temanku yang masih memilih ngaso di serambi depan asrama Daar at-Tauhid. Hanya mereka yang tersisa. Setelah merasa puas beristirahat yang lain memilih pergi kelapangan untuk mengikuti olahraga mingguan. Hari ini hari jum’at seluruh kegiatan libur.  Jadi mereka bisa bebas memilih olahraga yang mereka inginkan sampai jam sepuluh pagi. Sambil melepas lelah. Aku dan kedua temanku berbincang-bincang ringan. Sesekali bercanda dan tertawa ...

Profil Pesantren Nurul Furqon (Pesantren Tilawah Pertama Di Bogor)

Suasana Mengaji Pondok Pesantren Nurul Furqon. PONDOK Pesantren adalah lembaga pendidikan tradisional tertua di Indonesia. Pengajaran di pesantren menggunakan sistem sorogan dan bandungan yang sudah berjalan berpuluh-puluh tahun lamanya. Dalam perkembangan selanjutnya, selaras dengan kemajuan zaman, metode dan sistem pengajaran di pesantren diperkaya dengan sistem kelas dengan tidak meninggalkan inti pengajaran pesantren. Dengan sistem ini, yang memberikan pengajaran tidak lagi harus seorang kiai, juga ada guru/ustadz/ustadzah sesuai dengan materi pelajaran. Pembelajaran bersifat massal, menggunakan kurikulum yang jelas, lama belajar ditentukan sesuai dengan jenjang-jenjang pendidikan dan kelasnya. Mata pelajaran bukan cuma bidang-bidang ilmu agama, tapi juga ilmu umum. Sekalipun demikian, sistem sorogan dan bandungan serta figur seorang kiai/ustadz yang menjadi panutan dan kharismatik, tak bisa dipisahkan dari ciri khas pesantren sebagai lembaga transformasi nila...