Skip to main content

Gila



Tawa dalam dosa
Terkekeh dengan mengepal tangan
Menantang bagai sok jagoan
Sayu ketika lelah dirasa
Dosa setiap saat ku langkah
        Lama
        Akhirnya aku tenggelam
        Setelah dulu mencela tuhan
        Aku tenggelam dalam istighfar
        Dalam Tasbih Tahmid Takbir
        Tenggelam dalam rasa penyesalan
Baik aku lupa dosa aku ingat.
Tak ingin rasanya
Sedikit pun ku menanggung dosa
Sekarang aku menjadi abdi
Abdi soleh hingga mati
Kuharap dan ku mohon
Hidup sengsara matiku bahagia


Comments

Popular posts from this blog

Profil Pesantren Nurul Furqon (Pesantren Tilawah Pertama Di Bogor)

Suasana Mengaji Pondok Pesantren Nurul Furqon. PONDOK Pesantren adalah lembaga pendidikan tradisional tertua di Indonesia. Pengajaran di pesantren menggunakan sistem sorogan dan bandungan yang sudah berjalan berpuluh-puluh tahun lamanya. Dalam perkembangan selanjutnya, selaras dengan kemajuan zaman, metode dan sistem pengajaran di pesantren diperkaya dengan sistem kelas dengan tidak meninggalkan inti pengajaran pesantren. Dengan sistem ini, yang memberikan pengajaran tidak lagi harus seorang kiai, juga ada guru/ustadz/ustadzah sesuai dengan materi pelajaran. Pembelajaran bersifat massal, menggunakan kurikulum yang jelas, lama belajar ditentukan sesuai dengan jenjang-jenjang pendidikan dan kelasnya. Mata pelajaran bukan cuma bidang-bidang ilmu agama, tapi juga ilmu umum. Sekalipun demikian, sistem sorogan dan bandungan serta figur seorang kiai/ustadz yang menjadi panutan dan kharismatik, tak bisa dipisahkan dari ciri khas pesantren sebagai lembaga transformasi nila...

Spesifikasi ASUS ZenBook UX410UQ (Give Away)

Langitan di Pagi Hari Saya M. Zahid Farhan seorang santri di salah satu pesantren di Tuban Jawatimur. Lebih tepatnya Pondok Pesantren langitan. Saya adalah salah satu dari sekian ribu santri yang sampai sekarang masih aktif belajar di Langitan. Dan juga salah satu santri yang memasuki dunia film maker, menulis, designer dan fotografer. Yang intinya saya berkutat dalam dunia multi media. Lebih jelasnya dalam segi film maker saya fokus di dua tempat, yakni Langitan TV dan LangitanDokumentasi . Sedangkan menulis berfokus di majalah serta blog pribadi. Dan yang terakhir fotografer focus pada pendokumentasian setiap acara di pondok pesantren. Langitan TV Sebagai santri multi media, saya di tuntut oleh jam “kerja” yang lumayan tinggi. Tuntutan deadline sana sini dan lain sebagainya. Dikarenkan banyaknya organisasi yang di ikuti. Perlu di garis bawahi, karena saya notabenenya masih santri, mau tidak mau saya harus mengerjakan ini dengan penuh keihlasan. Program kerja yang ba...

Aku, kamu dan ia.

19 Juni 2018 Aku melenguh dalam kesalahan diri kepada ia. Wanita mulia yang memendam semua rasa Cinta didada. Seorang wanita yang mencinta dalam pandangan kedua. . Aku menyesal dalam salah yang tak termaafkan. Pada wanita yang cemburuan atas pertemuanku dengan wanita yang bukan biduan. Cuma sekedar teman yang minta curhatannya di dengarkan. . Aku lelah dalam pengejaran maaf dan permintaan untuk tak lagi kecewa. Permintaan tuk tidak lagi memendam kebencian dari Cinta yang telah berubah rasa. . Aku yang sekarang terjatuh jauh. Karena ia yang menjauh dari lelaki yang harus selalu salah tanpa celah maaf yang bisa diterima. . Aku. Sekarang hancur. Lebur dalam dosa. Halus dalam Cinta. Dan bias dalam doa harapan semoga maaf dapat aku terima. .